
Emosional !!
malam yang sungguh emosional di meazza !!
kemenangan atas Lazio malam itu selain memastikan inter berlaga di UEL musim depan juga menjadi pertandingan terakhir yang sempurna bagi seorang Javier Aldemar Zanetti
iya, pertandingan itu adalah pertandingan terakhir Zanetti di Giuseppe Meazza, karena akhir musim ini dia memutuskan untuk gantung sepatu.
farwell yang benar2 mengaharukan, tiket yang sold out dalam pertandingan itu (sangat jarang lho) , menggambarkan bagaimana seluruh bagian dari stadion di penuhi oleh interisti yang ingin mengucapkan terimakasih dan salam perpisahan untuk sang Kapten.
sebuah perjalanan karir sepakbola yang sempurna bagi pria kelahiran 41 tahun lalu ini
ohh Captain, we will miss you so much T.T
dalam salam perpisahan itu Zanetti menyampaikan rasa terimakasihnya untuk inter, interisiti dan semua yang telah terlibat dalam perjalanan karir sepakbolanya, dan malam itu zanetti juga menyebutkan nama beberapa teman se timnya yang mungkin tidak akan membel inter lagi musim depan, diantaranya Luca Castelazzi, Walter Samuel, Diego Milito dan Esteban Cambiasso.
in other word, musim depan inter tidak menyisakan satu pemain pun yang pernah merasakan kejayaan 2010
sedih ? enggak lah, memang bayang2 kejayaan 2010 masih sangat sering mengahantui, malahan saya sering ngeliat lagi video trebel inter 2010 di youtube sampai kadang mata saya berkaca-kaca sambil bertanya dalam hati " kapan yah inter bisa kayak gitu lagi ? "
memang susah dilupakan bagaimana superiornya inter kala itu, meraih gelar UCL dengan mengalahkan juara masing2 liga terbesar eropa ( Chelsea, Barcelona dan Bayern Munich )
Betul setelah kejayaan 2010 itu grafik prestasi dan penampilan inter menurun sedikit demi sedikit. padahal saat menyaksikan inter meraih trebel kala itu saya sempat berfikir, inilah masa kejayaan inter,dari saat ini inter akan menguasai eropa dan dunia, tpi apa yang terjadi ? tahun 2011 inter tersingkir di fase grup UCL dan gagal mempertahankan Scudetto. ditahun berikutnya, 2012 inter belum membaik, gugur di UCL dan diakhir musim gagal finish di zona UCL, tahun 2013 menjadi tahun terburuk pasca 2010, inter gagal masuk zona Eropa.
memang dari perjalanan 4 tahun pasca 2010, pemain2 yang mengisi starting line-up dan bench satu demi satu pergi, faktor usia merupakan alasan utama kenapa pemain2 itu mulai dilepas, karena memang skuad 2010 itu berisikan pemain2 yang sudah berumur. dan pada akhirnya tidak ada lagi para Trebel Maker yang tersisa di tim ini.
dalam 4 tahun pasca 2010, inter melakukan beberapa perubahan dalam transfer window dan ini bukan trade mark inter, jadi dalam kurun waktu itu inter seperti melakukan "menjual pemain tua dan membeli pemain muda", inter memasuki masa2 transisi, masa yang dimana banyak yang harus dikorbakan untuk proyek jangka panjang, langkah yang benar2 saya sukai.
tapi itulah ini adalah masa masa sulit bagi inter, mengandalkan pemain2 muda bukan hal yang mudah, selain mereka minim jam terbang, masalah ketertarikan main di serie-a juga menjadi masalah, liga yang saat ini lagi terpuruk juga.
dalam masa empat tahun inter banyak melakukan pergerakan mendatangkan pemain2 muda berbakat
Philipe Coutinho menjadi yang paling menonjol, dalam angkatan pertama masa transisi inter, beberapa kali dipinjamkan akhirnya coutinho memutuskan untuk hujrah ke Liverpool karena kurang mendapat kesempatan bermain di inter, WHAT A BLUNDER INTER ??
tahun 2012, gaya bermain Ricky Alvarez sedikit mengingatkan saya pada Ricky Kaka, walaupun hingga saat ini Ricky belum menemukan sentuhan terbaiknya untuk inter
ini dia, Mateo Kovacic, nomor 10 untuk pemuda berumur 18 tahun kala itu memang sebuah pertanyaan, apa ini over ekspektasi atau apa ? tapi apa yang sudah ditunjukkan pemain ini , dribble yang briliant, passing yang akurat, pantas saja saat pertama mendarat di inter di sudah diberi nomor punggung itu, sungguh sebuah potensi yang sangat besar dimiliki pemain kelahiran kroasia ini, maut deh K10 ini, jangan sampai dijual lagi ya inter :)
dimusim 2013/2014 selain pelatih baru inter juga mendapatkan tenaga2 muda baru yang lumayan menonjol diantaranya adalah :
saphir Taider adalah the new Cambiasso, permainannya yang keras menunjukkan kapasitasnya sebagai gelandang bertahan yang sesuai untuk tempat yang di tinggalkan Cambiasso, sebenarnya ada satu Algerian lainnya yaitu Ishak Belfodil tapi krna kurang dapat kesempatan akhirnya Belfodil pindah.
Mauro Icardi, adalah yang paling menonjol dari pembelian2 pemain muda musim 2013/2014, walaupun baru bersinar di putaran kedua liga italia, penampilan impresifnya memberikan inter harapan bahwa ada Diego Milito baru.
Ruben Botta, aksinya di youtube membuat saya penasaran bagaimana pemain ini sebenarnya, masuk di paruh kedua serie-a, Botta belum mendapat banyak kesempatan bermain, karena posisi Palacio dan Icardi masih belum tergantikan.
pemain2 tadilah yang mungkin akan kita lihat sinarntya musim depan bersama inter, musim ini akan segera berakhir, inter mungkin akan finish di zana liga Eropa, yah setidaknya musim ini lebih baik sedikit dari musim lalu.
They are the new generations of Internazionale, merekalah harapan, harapan interisti untuk meliat inter yang superior dengan pemain2 mudanya, menjuarai serie-a lagi, bermain di liga champion lagi, berjuang lagi melawan tim2 kelas atas eropa.
Forza Inter :)
Sumber Foto : Inter.it

















No comments:
Post a Comment